Pada hari Kamis pagi yang cerah, Mbok rondo menyuruh anaknya membeli tempe, di tukang sayur ujung desa. Karena pagi itu hanya ada nasi megono yang dijual bersama ikan asin goreng, dan wedang jahe.
"Sania, simbok tolong belikan tempe!"
"Beli tempe di mana, mbok?"
"Itu, loh di penjual sayur, yang biasa mangkal di ujung desa."
Sania pun mengiyakan perintah simboknya, Ia berjalan ke tempat penjual sayur tersebut, berharap masih ada Tempenya. Akan tetapi, nasibnya sedang enggak beruntung, penjual sayur itu sedang enggak mangkal di ujung desa.
"Mau cari tukang sayur, ya, mbak? Kayaknya si sedang enggak jualan, Soalnya dari tadi belum ada." Kata, bu Siti salah satu tetangganya.
Sania mengucapkan terima kasih karena sudah diberitahu, ia pun pulang dengan tangan kosong. Mbok rondo pun bertanya, saat melihat anaknya sudah kembali, tanpa barang yang di pesannya.
"Sania, mana tempenya?"
"Tukang sayurnya enggak jualan, mbok makanya Tempenya enggak ada."
"Ya sudah kalau gitu, kamu emangnya mau kalau makan dengan ikan asin atau megono?"
"Kalau megononya aku mau, tetapi aku enggak suka sama ikan asin."
"Terus bagaimana simbok enggak punya simpanan tempe untuk digoreng."
"Ya sudah aku makannya nanti saja, siapa tahu ada penjual sayur lain yang lewat."
Waktu menunjukkan pukul 10.00, ada suara mobil yang lewat di depan rumah Mbok Rondo, Sania mengintip dari jendela. Ternyata benar, yang lewat adalah penjual sayur, Sania memberitahu simboknya, yang sedang berada di dapur.
"Mbok, itu ada penjual sayur yang lewat! Jadi, mau beli tempe apa enggak?"
"Kamu beli tempe sekalian beli bumbu yang banyak, biar bisa buat masak besok pagi juga. Simbok nanti sore kalau ke pasar hanya beli sayur nangka, kelapa, ikan asinnya yang belum digoreng masih banyak. Terus juga beli tepung untuk bikin mendoan, Tempenya yang agak banyak, sekalian buat jualan besok pagi."
Sania mengangguk mengiyakan, ia keluar membawa keranjang tempat sayur, supaya enggak bingung membawa belanjaannya. Ia pun tersenyum cerah karena lo kesayangannya pada akhirnya ditemukan, Mbok rondo pun jualannya bertambah. Ya awalnya hanya ada nasi megono, ikan asin, dan wedang jahe sekarang ada gorengannya.
Selesai
Catatan
Nasi Megono adalah nasi yang disajikan bersama nangka muda yang dicincang lembut atau halus, diberi bumbu seperti urap atau gudangan. Rasanya agak sedikit pedas, bedanya jika urap atau gudangan menggunakan sayur-sayuran, megono hanya nangka muda saja.
Komentar
Posting Komentar